Berkomitmen menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Harapan Bangsa (UHB) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Enhancing Students’ English Communication Through Game-Based Learning” pada Jumat, 6 Desember 2026, bertempat di Aula SMA Negeri 5 Purwokerto.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik, yang mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menguatkan kemampuan komunikasi siswa. Melalui pendekatan Game-Based Learning (GBL), siswa diajak berlatih berbahasa Inggris secara aktif dalam suasana yang menyenangkan sehingga mereka lebih berani berbicara tanpa takut melakukan kesalahan, terutama pada tahap awal pembelajaran.

PKM ini diselenggarakan oleh mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Sosial, UHB, sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, keterampilan mengajar, serta kemampuan merancang pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan. Melalui permainan edukatif, siswa kerap tidak menyadari bahwa mereka sedang mempelajari struktur kalimat dan kosakata baru karena fokus utama mereka tertuju pada tantangan permainan dan kerja sama tim.
Lebih dari sekadar kegiatan bermain, program ini dirancang sebagai upaya untuk mengurangi kecemasan (language anxiety) yang sering menjadi penghambat siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Suasana kelas dibangun menjadi lebih partisipatif, di mana kosakata dan ungkapan baru diperoleh melalui antusiasme, bukan tekanan hafalan. Berbeda dengan pendekatan ceramah konvensional, siswa terlibat langsung dalam berbagai simulasi permainan edukatif yang mendorong penggunaan bahasa secara spontan dan kontekstual.
Pelaksanaan PKM ini menunjukkan bahwa inovasi pedagogi berbasis permainan dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Ke depan, keberhasilan kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat diadopsi oleh tenaga pendidik setempat sebagai alternatif pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan efektif.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UHB menegaskan perannya dalam menyiapkan calon pendidik profesional yang memiliki kompetensi pedagogik berbasis multimodalitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berwawasan global—selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini dan masa depan.