Kemahasiswaan & Alumni UHB

BEM UHB Paparkan Program Kerja Unggulan Periode 2026/2027

Bagikan :

Purwokerto, 17 September 2026* — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Harapan Bangsa (BEM UHB) memaparkan program kerja periode 2026/2027 dalam rangkaian kegiatan Pelantikan dan Musyawarah Besar yang berlangsung di Gedung E Lantai 1 Universitas Harapan Bangsa. Kegiatan berlangsung lancar, interaktif, dan penuh semangat kolaborasi.

Pemaparan program kerja menjadi langkah awal bagi seluruh pengurus untuk menyampaikan rencana kegiatan, sasaran, jadwal pelaksanaan, serta manfaat yang ingin dicapai selama satu periode kepengurusan. Setiap kementerian memperoleh kesempatan untuk menjelaskan program unggulan yang telah disusun sesuai dengan bidang tugasnya.

BEM UHB Periode 2026/2027 dipimpin oleh *Khoerul Ichsan* sebagai Presiden Mahasiswa dan *Phrastiono* sebagai Wakil Presiden Mahasiswa. Keduanya didukung oleh delapan kementerian dengan program kerja sebagai berikut.

*Kementerian Kesekretariatan, yang dipimpin oleh **Irma Indri Saputri, memaparkan program **Malam Keakraban Anggota BEM* untuk mempererat solidaritas, komunikasi, dan kerja sama antaranggota. Kementerian ini juga merencanakan *Pengadaan Ruang BEM dan Penunjang Administrasi* sebagai pusat kegiatan serta pengelolaan dokumen organisasi.

*Kementerian Dalam Negeri, di bawah kepemimpinan **Andini Putri Septia Lestari, mengusung program **Internal Gathering dan Podcast* sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan komunikasi internal. Program lainnya adalah *Forum Sinergi Organisasi Mahasiswa*, yang dirancang untuk membangun koordinasi dan kolaborasi antara BEM, Himpunan Mahasiswa, dan Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkungan UHB.

*Kementerian Luar Negeri, yang dipimpin oleh **Shahara Eka Putri Maharani, merencanakan kegiatan **Studi Banding ke Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta* untuk mempelajari gaya kepemimpinan dan pengelolaan organisasi mahasiswa. Program lainnya meliputi *Seminar Kolaborasi, **Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pelayanan Kesehatan, serta **Branding Universitas Harapan Bangsa di SMK wilayah Banjarnegara*.

*Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), yang dipimpin oleh **Kaysha Revanda, memaparkan program **Sekolah Kepemimpinan*. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah bagi peserta.

*Kementerian Advokasi, di bawah kepemimpinan **Fita Dwi Oktafiani, memiliki tiga program utama. Program **KOPRASI atau Kotak Aspirasi* menjadi media bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik, saran, dan keluhan. Program *SIGAP atau Siap Gerak untuk Aspirasi dan Peduli* menjadi bentuk respons BEM terhadap kebutuhan dan permasalahan mahasiswa. Kementerian ini juga merencanakan *Workshop Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual* secara daring untuk meningkatkan kesadaran serta menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman.

*Kementerian Keuangan, yang dipimpin oleh **Nazwa Calinda, mengembangkan program **Kewirausahaan* melalui penjualan makanan, minuman, merchandise, dan produk kreatif lainnya. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian keuangan organisasi sekaligus melatih kemampuan mahasiswa dalam mengelola usaha, pemasaran, dan pencatatan keuangan.

*Kementerian Komunikasi dan Informasi, di bawah kepemimpinan **Rosy Nur Maulani, memaparkan program **BEM News* sebagai media publikasi kegiatan dan perkembangan organisasi. Program *Media Informasi Mahasiswa* disiapkan untuk menyampaikan informasi akademik, seminar, perlombaan, dan kegiatan kemahasiswaan. Selain itu, terdapat program *TEMU*, yaitu podcast yang menjadi ruang berbagi cerita, pengalaman, informasi, dan perspektif bersama narasumber.

*Kementerian Minat dan Bakat, yang dipimpin oleh **Aryani, mengusung program **Fun Match Permainan Tradisional*. Program ini dirancang untuk mempererat kebersamaan, melatih sportivitas dan kerja sama tim, sekaligus melestarikan permainan tradisional Indonesia di kalangan mahasiswa.

Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyampaian tanggapan. Forum tersebut digunakan untuk menilai kesesuaian program dengan kebutuhan mahasiswa, kesiapan pelaksanaan, penggunaan anggaran, serta manfaat yang akan diberikan kepada sivitas akademika UHB.

Pembina BEM Universitas Harapan Bangsa, *Made Suandika, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.*, menekankan bahwa setiap program kerja harus disusun secara realistis, memiliki sasaran dan indikator keberhasilan yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi secara berkala juga diperlukan agar pelaksanaan program tetap sesuai dengan tujuan organisasi.

Melalui pemaparan ini, seluruh kementerian diharapkan dapat bekerja secara terarah dan saling mendukung dalam merealisasikan program kerja. BEM UHB Periode 2026/2027 berkomitmen menghadirkan kegiatan yang aspiratif, inovatif, edukatif, dan berdampak nyata bagi mahasiswa, Universitas Harapan Bangsa, serta masyarakat.